Friday, 19 December 2014

sudah weekend, yg mau liburan jangan lupa ya cek ricek sebelum pergi

Liburan menjadi hal yang paling dinanti oleh semua orang, karena disaat itulah Anda bisa melepas kepenatan dan ikut berbahagia bersama keluarga tercinta. Kegiatan yang bisa dilakukan untuk berlibur juga banyak, salah satunya adalah pergi berwisata dengan menggunakan kendaraan Anda. Tapi sebelum langsung berangkat berlibur, alangkah baiknya Anda melakukan persiapan sebelum berangkat dengan kendaraan Anda.
Nah berikut tips mudah yang bisa Anda lakukan sebelum pergi liburan dengan kendaraan Anda:
1. Cek Kondisi Mesin
engine
Perhatikan Kondisi Mesin Anda
Hal yang Anda bisa lakukan pertama kali adalah cek kondisi mesin Anda. Karena jika mesin Anda sudah memulai tanda-tanda kerusakan, sudah pasti Anda tak bisa membawa kendaraan Anda. Hal yang paling mudah di check adalah kondisi air radiator, oli, dan engine belt kendaraan Anda. Jika air radiator atau oli sudah mulai menipis, segera diisi dengan yang baru. Atau, untuk lebih amannya bawa dulu ke bengkel terdekat atau langganan Anda untuk sekedar check up dan maintenance.


2. Cek Ban dan Sistem Kemudi
Cek Kondisi Ban & Sistem Kemudi
Cek Kondisi Ban & Sistem Kemudi
Ban dan sistem kemudi tentu saja menjadi piranti utama lainnya yang harus Anda perhatikan selain mesin kendaraan Anda. Untuk ban, periksa apakah tapak ban masih penuh dan tekanan ban dalam kondisi optimal. Selain itu Anda pun harus mengetes apakah sistem rem dan kemudi Anda masih dalam tahap optimal untuk penggunaan jarak jauh atau tidak.

3. Cek Kondisi Sistem AC (Pendingin)
Periksa Kesejukan AC Kendaraan Anda
Periksa Kesejukan AC Kendaraan Anda
Salah satu fitur yang krusial untuk menentukan nyaman atau tidaknya kendaraan Anda ialah Air Conditioner. Karena semakin sejuk kendaraan Anda semakin nyamanlah penumpang dan Anda dalam melakukan perjalanan. Nah untuk itu, hal lain yang harus diperiksa adalah kondisi AC Anda. Jika AC Anda masih terasa sejuk, Anda tak perlu khawatir. Jika tidak, ada baiknya diperiksa dulu secara seksama piranti-piranti pendingin kendaraan Anda di bengkel terkait.



4. Perhatikan Muatan Kendaraan Anda
Hindari Membawa Barang Sebanyak Ini.
Hindari Membawa Barang Sebanyak Ini.
Karena tema perjalanan Anda adalah liburan, maka sudah sepantasnya kendaraan Anda dibuat senyaman mungkin untuk Anda dan keluarga. Hal termudah adalah singkirkan dulu barang-barang yang tak penting dari kendaraan Anda, agar kendaraan lebih lapang dan nyaman. Selain itu, untuk bawaan Anda saat berlibur diusahakan seminimalis mungkin, agar menghindari sesak di bagasi atau di ruang interior Anda.


5. Utamakan Kondisi Fisik Anda
Kondisi Fisik Anda & Keluarga Harus Fit
Kondisi Fisik Anda & Keluarga Harus Fit
Meskipun 4 hal diatas krusial dalam menentukan perjalanan liburan Anda akan aman atau tidak, tapi hal yang paling utama diatas semua hal diatas adalah Anda. Ya, kondisi fisik Anda dan keluarga adalah yang terpenting. Karena jika Anda dan keluarga dalam kondisi tidak fit, maka sudah pasti liburan Anda saat menggunakan kendaraan akan berbahaya. Jika Anda merasa lelah, beristirahatlah di tempat terdekat dan aman (SPBU, rest area, dll)



Semoga tips-tips berikut bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum melakukan liburan dengan keluarga Anda. Yang pasti, gunakan waktu liburan Anda dan keluarga menjadi hal yang paling menyenangkan dan akan terus dikenang
 So, have a great, fun, and lovely holiday.

Selamat liburan :)
Selamat liburan :)

Wednesday, 8 October 2014

Friday, 29 August 2014

Monday, 25 August 2014

Saturday, 23 August 2014

Galeri Narsis

Numpang narsis dulu ya om, tante, bro n sis
disini ada beberapa alumni sawojajar savior tunggu update selanjutnya ya siapa tau kamu yang berkesempatan narsis disini ^_^




yang mau daftar kursus setir mobil di bogor silakan ke
Sawojajar Savior 
Jl Sawojajar no 23 Bogor
telp 0251-8323303 / 085782000829

Thursday, 21 August 2014

Tips Berburu Mobil Bekas


Penulis: Rachmat Muslim

Ada banyak alasan seseorang memilih membeli kendaraan bekas ketimbang mobil baru. Salah satunya adalah soal harga yang sering terpaut jauh. Jika Anda termasuk yang tengah menimbang untuk membeli mobil bekas, sebaiknya teliti memilih. Jangan sampai tertipu, hingga mobil sudah harus masuk bengkel meski baru di tangan.

Ramlan, mekanik Bengkel Metropolitan Motor, Depok, mengungkapkan bila memilih mobil bekas bukan hal mudah. Perlu pengalaman dan pengetahuan khusus tentang mobil, terutama mesin. Ini penting agar Anda terhindar dari mobil bekas curian atau mesin rusak parah.

"Walaupun harga mobil murah tetapi kondisinya tidak sehat juga percuma, Karena biaya perbaikan mobil tidak sedikit," kata Ramlan kepada Plasadana.com.

Ramlan pun memberikan sejumlah tip. Hal pertama yang harus diperhatikan ketika membeli mobil bekas adalah kondisi fisik kendaraan. Tapi jangan hanya mengecek bodi mobil. Anda juga perlu membuka bagasi serta mengintip lapisan mesin bagian dalam. Perhatikan, apakah ada lapisan yang pernah mengalami dempulan. "Bagus juga kalau membeli mobil bekas tapi bodinya masih mulus," ujar dia.

Setelah bentuk mobil, pengecekan selanjutnya adalah kondisi mesin. Di tahap ini, Anda perlu melakukan tes kemudi. Gunanya agar mengetahui apakah mesin masih mempunyai performa baik atau tidak. "Test drive mulai dari perpindahan perseneling, suara dan getaran mesin, serta hentakan kopling ketika melaju."

Calon pembeli pun wajib memeriksa ketersediaan listrik kendaraan. Seperti lampu rem, lampu utama, mesin pendingin atau AC, kunci kontak, klakson, dan lainnya. Jangan lupa untuk mengecek tanggal aki. Sebab aki yang terawat menunjukkan altenator masih bagus.

"Periksa juga kondisi terminal apakah sering dibuka tutup, kondisi perkabelan, kotak sekering mesin, serta kabel ke busi," kata dia.

Setelah memeriksa fisik dan mesin mobil, Ramlan pun menganjurkan calon pembeli agar memeriksa keabsahan berkas kendaraan. Baik masa pajak, kesamaan nomor rangka dan mesin, hingga faktur jual beli. Ini penting karena faktur jual beli menjadi salah satu syarat penjaminan asuransi kendaraan. Sementara catatan kepolisian menunjukkan jika kendaraan itu memang benar telah dipindahtangankan.

"Jika berkas tersebut tidak ada, Anda berhak meminta potongan dari harga mobil yang ditawarkan," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar pembeli tidak mudah termakan bujuk rayu penjual mobil bekas. Apalagi bila mereka menawarkan harga miring atau jauh dari pasaran, sebelum Anda sempat melihat kondisi fisik dan mesin kendaraan, serta kelengkapan surat mobil. Karena itu, ia menyarankan membeli mobil bekas di ruang pameran atau dealer mobil bekas yang terpercaya.

"Intinya Anda harus lebih hati-hati, bisa jadi  mobil yang murah itu banyak penyakitnya atau mobil curian," kata Ramlan.

sumber

Cara Mudah Memilih Oli Mobil





Penulis: Rachmat Muslim

Aktivitas yang terlampau padat terkadang membuat pemilik mobil lalai melakukan perawatan penting pada kendaraan, yaitu mengganti oli mesin. Jika seharusnya diganti setiap bulan, dengan alasan sibuk, sudah tiga bulan oli masih belum juga diperbarui. Padahal, jika terus ditunda akan berdampak buruk bagi mesin kendaraan.

Dodi Hermawan, mekanik di Bengkel Oto Trust 55 mengungkapkan, tidak mengganti oli secara teratur bisa menyebabkan masalah serius pada mesin. Yakni, mempercepat penurunan performa dan tenaga mesin, serta mempercepat umur pakai mesin.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemilik mobil mengecek melakukan pengecekan berkala terhadap oli mobil. Adapun cara yang paling mudah untuk mengecek atau mengetahui kapan harus menggantinya adalah dengan menghitung jarak tempuh sebagaimana yang tertera di buku panduan keluaran pabrik.

Oli sekarang umumnya diganti jika sudah menempuh jarak 10.000 km. "Kalau telambat sekitar 1.000-2.000 km belum ada masalah, paling hanya kotor saja mesinnya, dilakukan carbon clean juga sudah bersih kembali," ujar Dodi kepada Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia.

Keterlambatan penggantian oli, tegasnya, bisa menyebabkan goresan pada piston. Sebab oli memiliki zat pelindung yang lama-lama akan habis. Sehingga, menyebabkan gesekan antarbesi. "Hasilnya, mesin tidak bisa berjalan normal dan menyebabkan turun mesin," ungkapnya.

Selain jarak tempuh, untuk mengetahui kondisi oli, bisa juga dilihat pada warnanya. Apabila warna oli masih cokelat kekuningan, bisa dikatakan masih layak pakai. "Kalau warnanya hitam pekat atau putih, berarti sudah harus segera diganti," tegasnya.

Untuk menggantinya, Dodi mengingatkan agar pengendara tidak salah memilih pelumas. Pemilik kendaraan harus lebih dahulu melihat oli dengan spesifikasi yang cocok untuk mobilnya. Jika salah, mesin tidak akan bekerja optimal.

"Mahal belum tentu baik untuk kendaraan. Jangan termakan merek, lihat dulu spesifikasi oli dan mobilnya," terang Dodi.

Untuk mengetahui apakah oli tersebut cocok atau tidak untuk mobil yang Anda miliki adalah dengan memahami spesifikasi mesin seperti yang tertera pada buku panduan mobil. "Semua oli pada dasarnya sama, yang penting apakah cocok untuk mesin mobil kita," jelasnya.

Selain itu, kekentalan oli juga harus diperhatikan. Kode kekentalan oli mesin adalah SAE yang biasanya tertera di kemasan. Nilai SAE berupa angka yang menandakan seberapa kental oli mesin tersebut.

"Semakin besar angka yang tertera, maka semakin kental oli mesin tersebut, begitu juga sebaliknya," tuturnya.

Jika mobil tersebut merupakan kendaraan yang berfungsi sebagai kendaraan operasional dan digunakan setiap hari, sebaiknya menggunakan oli dengan kekentalan tinggi. "Oli dengan kekentalan yang tinggi tidak mudah menguap pada temperatur tinggi dan lebih awet jika digunakan pada kendaraan dengan jam operasional tinggi," paparnya.

sumber